Kembali ke Agenda

Dialog Publik: “Konservasi Rakyat untuk Indonesia: Membangun Paradigma Tata Kelola Keanekaragaman Hayati yang Berkeadilan”

1 September 10.00—11.00 WIB

Dialog ini menyoroti kebutuhan untuk mengubah paradigma konservasi dari pendekatan yang cenderung menempatkan masyarakat sebagai objek atau bahkan memisahkan manusia dari alam, menuju konservasi yang berbasis hak, mengakui wilayah kehidupan, pengetahuan, dan praktik masyarakat, serta menempatkan Masyarakat Adat dan komunitas lokal sebagai subjek utama dalam tata kelola keanekaragaman hayati. Perubahan paradigma tersebut akan dibicarakan dengan berangkat dari realitas di tingkat tapak: bagaimana masyarakat menjaga wilayah kehidupan, mengelola sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, serta mempertahankan pengetahuan dan praktik yang terbentuk melalui relasi panjang dengan alam.

Melalui pengalaman tersebut, dialog akan mendiskusikan mengapa pengetahuan dan praktik konservasi masyarakat perlu menjadi pijakan dalam membangun tata kelola keanekaragaman hayati Indonesia, serta bagaimana pengetahuan tersebut dapat berdialog dengan ilmu pengetahuan dan diterjemahkan ke dalam kebijakan konservasi. Dengan menempatkan suara masyarakat pada sesi substantif pertama, PCS ingin menegaskan bahwa masa depan konservasi Indonesia perlu dibangun melalui pertemuan antara praktik dan pengetahuan masyarakat, ilmu pengetahuan, hak, dan kebijakan, sebagai landasan menuju tata kelola konservasi yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Ikut Serta

Ambil Bagian dalam Peoples' Conservation Summit

01

Berkontribusi dalam Local Biodiversity Outlook (LBO)

Local Biodiversity Outlook (LBO) Indonesia merupakan salah satu keluaran PCS yang akan disampaikan pada COP17 CBD sebagai laporan pelengkap mengenai kontribusi Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal (MA & KL) terhadap implementasi KM-GBF dan IBSAP. Kami mengundang seluruh pihak untuk membagikan pengalaman, praktik baik, pengetahuan lokal, serta inisiatif MA & KL dalam menjaga keanekaragaman hayati dengan menjadi kontributor LBO Indonesia.

Berkontribusi & info
02

Menjadi Kolaborator dan Peserta (Co-organizier)

PCS dibangun melalui kolaborasi multipihak. Kami membuka ruang bagi organisasi masyarakat sipil, Masyarakat Adat dan Komunitas Lokal, perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, media, filantropi, dan mitra pembangunan untuk berpartisipasi sebagai mitra penyelenggara (co-organizer) sesi panel, knowledge partner, media partner, supporting partner, maupun peserta.

Jadi Kolaborator
03

Menyelenggarakan Side Event dan Learning Fair

PCS menyediakan ruang bagi organisasi, komunitas, dan lembaga untuk berbagi pengalaman, hasil penelitian, produk pengetahuan, karya kreatif, inovasi sosial, serta praktik baik yang mendukung konservasi berbasis masyarakat. Informasi lebih lanjut untuk pendaftaran dan keterlibatan di side event dan pameran dapat menghubungi informasipcs@gmail.com dan cc to: ihsan@iccas.or.id.

Ajukan Side Event