Panel ini bertujuan menggali, mendokumentasikan, dan mempertemukan pengalaman Masyarakat Adat dan komunitas lokal dalam mempertahankan serta mengembangkan sumber penghidupan yang berkelanjutan di tengah krisis ekologis, iklim, ekonomi, dan penyusutan ruang hidup. Penghidupan ditempatkan bukan semata-mata sebagai kegiatan ekonomi, melainkan sebagai rangkaian relasi antara wilayah, keanekaragaman hayati, pengetahuan, kelembagaan, budaya, dan solidaritas komunitas.
Panel akan mengidentifikasi praktik yang masih hidup, tantangan yang mengancam keberlanjutannya, serta inisiatif dan gagasan yang dikembangkan oleh masyarakat. Diskusi juga diarahkan untuk merumuskan kondisi yang diperlukan agar praktik tersebut dapat bertahan dan berkembang dalam 5–10 tahun ke depan tanpa menghilangkan kendali masyarakat atas wilayah, pengetahuan, cara hidup, dan manfaat ekonomi. Hasil panel akan menjadi catatan pembelajaran dan masukan bagi rekomendasi Peoples' Conservation Summit mengenai pemanfaatan dan pengelolaan keanekaragaman hayati yang berkelanjutan, berbasis hak, dan sejalan dengan Target 10 KM-GBF.